Angin Kencang Robohkan Atap GOR Serdang di Kemayoran, 11 Motor Tertimpa
Hujan deras disertai angin kencang di wilayah Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Jumat malam (23/1/2026) menyebabkan atap Gelanggang Olahraga (GOR) Serdang ambruk dan menimpa sejumlah kendaraan yang terparkir. Meski tidak ada korban jiwa, insiden ini memicu kerugian material yang cukup besar serta penutupan sementara akses jalan di sekitar lokasi.

Jakarta — Sebuah peristiwa mengejutkan terjadi di Gelanggang Olahraga (GOR) Serdang, Kemayoran, Jakarta Pusat, ketika atap bangunan ambruk usai diterjang angin kencang yang melanda kawasan tersebut pada Jumat (23/1/2026) malam sekitar pukul 21.19 WIB.
Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, Mohamad Yohan, memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, meskipun beberapa kendaraan yang terparkir tertimpa reruntuhan atap.
Akibat ambruknya atap GOR, 11 sepeda motor yang berada di lokasi tertimpa, dan menurut estimasi pihak berwenang, total kerugian mencapai sekitar Rp500 juta. Peristiwa ini terekam oleh kamera pengintai (CCTV) dan menjadi perhatian warga serta pengendara yang melintas di sekitar kawasan.
Selain motor, sejumlah bagian struktur bangunan juga mengalami kerusakan. Petugas keamanan dan pengelola gedung telah dimintai keterangan oleh pihak kepolisian untuk mengetahui penyebab pastinya, termasuk apakah ada kelalaian teknis dalam proses pembangunan atau perawatan gedung.
Lurah Serdang, Suci Asliyati, mengatakan bahwa selain motor, sebuah mobil ambulans juga ikut tertimpa reruntuhan atap, namun tidak menyebabkan korban. Lokasi kini telah dipasang garis polisi (police line) untuk memastikan keselamatan warga dan pengguna jalan.
Akibat kejadian ini, akses Jalan Serdang Baru Raya di samping GOR ditutup sementara sebagai langkah pengamanan hingga proses perbaikan selesai. Warga yang biasa melintasi jalan tersebut dialihkan ke rute lain.
Peristiwa ambruknya atap GOR Serdang ini menjadi salah satu bukti dampak dari cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang yang masih sering terjadi di Jakarta dan wilayah sekitarnya belakangan ini.
Artikel Terkait
NasionalDi Balik Seragam Biru: Kisah Pengorbanan dan Diplomasi Indonesia di Lebanon Selatan
NasionalMengurai Benang Kusut Arus Balik: Cerita di Balik Kemacetan Panjang Jalinbar Pringsewu
NasionalMelihat Lebih Jauh: Mengapa Kebijakan Hemat Energi Butuh Strategi yang Lebih dari Sekadar WFH?
Nasional